Baccarat experience_Best online casinos in Indonesia 2021_Bodog Sports

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

Nah, Ranking of Asian BookmakerskaRanking of Asian BookmakerslRanking of Asian Bookmakersi ini Hipwee akan membantumu mengenali diri sendiri. Bila kalimat-kalimat ini pernah singgah di pikiranmu, mungkin benar kamu sudah dewasa.

Selama ini kamu terlalu sibuk mengejar mimpi. Berangkat pagi-pagi dan pulang malam hari. Berbincang dengan keluarga pun hanya sekadarnya. Kamu yang merantau pulang setahun sekali, menelepon orang tua seminggu sekali. Di satu momen nanti, kamu akan menyadari bahwa di saat kamu sibuk bekerja dan mengejar cita-cita, orang tuamu juga menua. Berapa banyak waktu yang tersisa?

Dewasa atau tidaknya seseorang lebih ditentukan oleh kondisi mental. Bagaimana caranya menjalani hidup ini serta bagaimana caranya menghadapi sebuah situasi. Bila dulu saat masih remaja, kamu menghabiskan waktumu dengan menebak-nebak isi pikiran gebetanmu. Dia sedang apa ya? Kira-kira dia punya perasaan yang sama ya? Kini kamu sudah tidak punya waktu lagi untuk memikirkan hal yang sama. Di kepalamu berjubelan pertanyaan yang minta dipikirkan, sampai terkadang membuatmu kewalahan.

Ekspektasimu ketika masih remaja adalah, menjadi dewasa artinya pijakanmu sudah kuat. Kamu sudah tahu apa yang akan kamu lakukan seumur hidupmu. Tidak ada galau-galau labil lagi, karena orang dewasa dianggap tahu segalanya. Nyatanya tidak begitu juga. Menjadi dewasa, terkadang kamu merasa tersesat dan tidak tahu apa yang sebenarnya kamu cari.

Kamu mulai mempertanyakan apa pekerjaanmu sudah cukup baik atau belum via unsplash.com

Hayo ngaku, adakah yang pernah berpikir kenapa kita harus menikah? Apakah harus dengan cara menikah untuk bisa membentuk keluarga dan punya keturunan? Lalu kamu pun bertanya-tanya, kalau tujuannya hanya untuk mempunyai anak, itu ‘kan banyak anak yatim piatu yang menunggu untuk kamu bantu? Ah, begitulah dunia orang dewasa. Seringkali kamu mempertanyakan segala hal dan ogah sekadar ikut-ikutan. Dan pertanyaanmu yang ini, akan membuatmu dilihat tidak umum ;p

Tak perlu takut menghadapi pertanyaan-pertanyaan dalam diri. Pertanyaan-pertanyaan itu justru memaksa kita untuk berpikir kritis dan bersikap dewasa menghadapi segala problematika kehidupan. Sebab kamu memang bukan pohon yang tidak bisa pindah ke mana-mana, ataupun kantong plastik yang ikut saja ke mana angin membawanya. Kamu adalah individu unik yang sedang asyik mengarungi tahap-tahap kehidupan.

Pergeseran pola pikir menjadi sosok dewasa ini memang unik. Terkadang aneh, terkadang membingungkan, tak jarang pula menakutkan. Kamu mungkin merasa gagal ketika sampai pada pertanyaan ‘Umur sudah segini, tapi hidup kok masih begini-begini aja’, tapi sebenarnya kamu sedang menata diri. Kamu mungkin merasa begitu takut menghadapi pertanyaan ‘Aku ini sebenarnya ngapain sih?’, namun justru dari sana kamu sedang mengevaluasi diri dan barangkali menentukamn arah. Kamu mungkin merasa gila dan aneh ketika bertanya-tanya ‘Emang kita harus banget nikah ya?’, namun sebenarnya kamu sedang belajar memahami diri sendiri dan tak mau melakukan sesuatu hanya karena semua orang melakukannya.

Kamu mulai bertanya-tanya apa iya ada seseorang yang diciptakan untukmu di luar sana via soulmatereading.com

Dulu pacaran adalah hal yang menyangkut prinsip dan harga diri. Jomblo sebulan sudah bisa membuatmu kelabakan takut menjadi perawan tua. Lalu kamu mulai galau di media sosial dan menyusun banyak rencana untuk mencari pacar. Aneh memang, namun seiring kedewasaan, kamu malah bertanya-tanya pacaran buat apa? Kamu sibuk mengejar cita-cita dan meng-upgrade diri sendiri. Pacaran untuk sekadar have fun bukan lagi hal yang kamu pertimbangkan. Karena untuk masa depan kamu tentu tidak mau sembarangan.

Selamat, kamu sudah dewasa!