Unair Tengah Kembangkan Vaksin demi Hadapi Pandem「How to play baccarat」i Covid

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

Hal How to play baccaratitu pHow to play baccaratenting dalam pengembangan teknologi dan modifikaHow to play baccaratsi vaksin.

Dia menegaskan, material genetik menjadi hal yang penting dalam pengembangan vaksin, terutama untuk skema next generation.

"Formula rahasia tersebut tetap didasarkan pada material genetik dari virus tersebut," ujar dia melansir laman Unair, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Rektor UGM Panut Mulyono Jadi Ketua Forum Rektor Indonesia

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Dia menyebut, Unair menggunakan skema classical platforms dan next generation platforms.

Hal itu dikarenakan Unair dan ITB pasti punya resep formulasi rahasianya masing-masing yang membuat keduanya berbeda, meski sama-sama menggunakan adenoviral vector.

Saat ini, Unair tengah mengembangkan vaksin dengan dua skema platform.

Sedangkan dalam next generation platforms, Unair menggunakan adenoviral vector yang juga dikembangkan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta peptide yang juga digunakan oleh Universitas Padjadjaran (Unpad).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Meskipun menggunakan skema yang sama, dia mengaku keduanya tetap memiliki perbedaan.

Baca juga: Dosen Unair Ungkap Fakta Makanan Cegah dan Obati Covid-19

Classical platforms yang dikembangkan Unair memanfaatkan inactivated virus atau virus yang telah dimatikan.

KOMPAS.com - Wakil Rektor Riset, Inovasi, dan Community Development Universitas Airlangga (Unair), Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih menekankan pentingnya pengembangan vaksin guna menghadapi pandemi Covid-19.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Kita peduli, pandemi berakhir!