Fenome「Sing baccarat method」na Matahari Solar Minimum, Lapan: Tidak Benar Timbulkan Bencana di Bumi

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

BSing baccarat methodsing baccarat methodsing baccarat methSing baccarat methododaca juga: Benang Plasma di Atmosfer Matahari Tertangkap Teleskop Ini

Baca juga: Matahari Lebih Pasif Dibanding Bintang Serupa, Kabar Baik untuk Kita

“TidaSing baccarat methodk benar solar minimum bisa menimbulkan bencana parah di Bumi,” tampik Johan.

Peneliti Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Bandung, Dr Johan Muhammad, mengatakan bahwa benar Matahari sedang berada pada fase minimum. Bahkan, menurutnya Matahari sudah akan bersiap menuju fase maksimum dalam beberapa tahun mendatang.

Apakah fenomena solar minimum sedang terjadi? Apakah benar fenomena tersebut menimbulkan bencana?

Pada saat solar minimum pula, atmosfer atas Bumi cenderung memiliki kerapatan yang rendah sehingga sampah antariksa di orbit cenderung tidak banyak berkurang.

Mengutip Spaceweather.com, sudah 100 hari pada tahun 2020 Matahari menunjukkan nol bintik. Hingga bulan ini, Matahari telah mengalami kekosongan sunspots sebesar 76 persen. Sementara sepanjang tahun 2019, matahari mengalami kekosongan sunspots sebesar 77 persen.

Siklus tersebut, lanjut ia, ditentukan oleh jumlah bintik Matahari yang muncul di permukaan bintang tersebut. Panjang satu siklus Matahari berlangsung sekitar 11 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Para ilmuwan NASA mengkhawatirkan akan munculnya Dalton Minimum yang pernah terjadi antara tahun 1790-1830. Beberapa bencana alam dikaitkan dengan fenomena tersebut, termasuk letusan Gunung Tambora pada 1815.

Solar minimum, lanjutnya, memang dapat menyebabkan radiasi kosmik galaksi yang masuk ke Bumi meningkat sehingga mempengaruhi pembentukan awan pada atmosfer.

Baca juga: Fenomena Langit Mei 2020: Hujan Meteor hingga Matahari di Atas Kabah

“Namun, sejauh ini pengaruh solar minimum tidak mengakibatkan bencana besar. Karena solar minimum sudah terjadi sejak dahulu, dan terus berulang setiap sekitar 11 tahun. Seharusnya kita bisa melihat banyak bencana terjadi pada saat solar minimum, tapi kami belum menemukan pola seperti itu,” paparnya.

“Semakin banyak jumlah bintik, menandakan Matahari berada pada fase maksimum. Semakin sedikit bintik yang muncul, maka Matahari berada pada fase minimum,” paparnya.

Baca juga: Fenomena Equinox di Mesir, Saat Matahari Terbenam di Bahu Sphinx

KOMPAS.com – Para ilmuwan mengatakan saat ini Matahari sedang berada pada periode solar minimum. Mereka mengatakan dari jumlah bintik matahari (sunspots) yang ada, kondisi saat ini termasuk yang terparah dalam satu abad terakhir.

“Matahari memiliki siklus, disebut sebagai siklus Matahari atau solar cycle. Ada kalanya siklus berada di fase minimum, dan di lain waktu menjadi fase maksimum,” tutur Johan kepada Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Para ilmuwan menyebutkan keterkaitan fenomena solar minimum dengan rentetan bencana yang ada di Bumi. Dalam situs The Sun, para ilmuwan memprediksi datangnya bencana seperti gempa bumi, cuaca beku, dan kelaparan.