Pengertian Sistem Ekonomi Kapita「Bodog Sports Account Website」lis, Ciri

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

Adam SmBodog Sports Account WBodog Sports Account WebsBodog Sports Account Websiteiteebsiteith mempeBodog Sports Account Websitercayai bahwa kemakmuraBodog Sports Account Websiten hidup seseorang tergantung pada rasa cinta terhadap diri sendiri. Sehingga sikap mementingkan diri sendiri menjadi bagian atau ciri dari sistem ekonomi kapitalis.

Pemikiran Adam Smith sangat berperan besar dalam menciptakan kapitalisme. Lewat bukunya yang berjudul ‘The Welth of Nation’, Adam Smith menjelaskan konsep laissez faire serta prinsip the invisible hand.

Hak milik perseorangan menjadi hal penting dalam sistem ekonomi kapitalis. Dalam perekonomian ini, tidak ada hak milik yang berfungsi sosial atau yang dapat digunakan secara bersama oleh masyarakat luas.

Baca juga: Bidang Kajian Ekonomi Mikro

Dalam bidang ekonomi, sistem ekonomi kapitalis memberi kebebasan penuh kepada tiap orang untuk melakukan kegiatan ekonomi, yakni produksi, distribusi, serta konsumsi.

Pemerintah memberi kebebasan kepada pemodal untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Selain itu, pemerintah bertugas untuk membuat peraturan mengenai pembayaran pajak. Dalam sistem ekonomi kapitalis, individu atau perseorangan sangat berperan besar dibanding negara.

Apa itu sistem ekonomi kapitalis?

KOMPAS.com - Sistem ekonomi kapitalis memandang bahwa manusia menjadi pemilik satu-satunya terhadap harta yang diusahakan. Kata lainnya, tidak ada hak orang lain atas harta tersebut.

Banyaknya supermarket atau swalayan yang berkembang pesat dibanding pasar tradisional di Indonesia, merupakan contoh sistem ekonomi kapitalis.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pemerintah memberi kebebasan bagi para pemodal untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, masyarakat bebas membentuk kegiatan usaha, serta dapat memunculkan banyak inovasi kreatif.

Baca juga: Contoh Kegiatan Ekonomi berdasarkan Bidang Usahanya

Perekonomian kapitalis menjamin 3 kebebasan. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan memiliki harta secara individual atau perseorangan, kebebasan untuk melalukan kegiatan ekonomi, serta kebebasan bersaing atau berkompetisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kesenjangan sosial bisa terjadi karena hanya masyarakat yang memiliki modal dan mampu mengembangkan kegiatan usahanya, yang akan hidup makmur. Terlebih lagi dengan adanya persaingan atau kompetisi bebas.

Kedua hal inilah yang menjadi kerangka dasar pembentukan teori sistem ekonomi kapitalis, yang di dalamnya memuat nilai barang dan jasa, struktur harga, harga konsumsi, serta harga penentuan produksi.

Contoh lainnya adalah eksploitasi sumber daya alam di Papua oleh Freeport. Eksploitasi ini dilakukan untuk memenuhi kepentingan individu atau pihak tertentu. Akibatnya hal ini sangat merugikan masyarakat Indonesia, khususnya Papua.

Dikutip dari jurnal Sistem Ekonomi Kapitalisme (2021) karya Ahmad Mahdi Bunayya, berikut ciri-ciri sistem ekonomi kapitalis:

Tingginya sikap individualisme juga menjadi dampak negatif sistem ekonomi kapitalis. Sikap individualisme muncul karena dalam sistem perekonomian ini ada persaingan bebas, sehingga antara individu yang satu dengan yang lain akan berusaha saling menjatuhkan.

Walaupun memiliki dampak positif, sistem ekonomi kapitalis juga memiliki sejumlah dampak negatif, yakni timbulnya kesenjangan sosial serta sikap individualisme yang tinggi.

Menurut Agustiati dalam jurnal Sistem Ekonomi Kapitalisme (2009), sistem ekonomi kapitalis adalah sistem ekonomi yang mana alat produksi, distribusi, serta pemanfaatannya dimiliki secara privat, yakni individu atau swasta.

Melansir dari situs Investopedia, sistem ekonomi kapitalis membawa dampak positif berupa peningkatan inovasi serta kemakmuran masyarakat.

Supermarket atau swalayan besar lebih cepat berkembang karena memberi kenyamanan bagi para pengunjungnya. Misalnya sistem keamanan yang lebih terjaga, serta kondisi ruangan yang tidak panas serta tidak perlu berdesakan.

Selain bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi, kapitalisme juga mendukung adanya persaingan atau kompetisi di antara pelaku usaha. Persaingan bebas memungkinkan pengusaha untuk mencari keuntungan semaksimal mungkin, selama kegiatan usahanya bersifat legal.

Baca juga: Penemuan Telepon dan Dampak di Bidang Ekonomi

Baca juga: Contoh Jenis Kegiatan Ekonomi beserta Lapangan Pekerjaan, Hasil, dan Penyebaran Barang

Ciri lain dari sistem ekonomi kapitalis adalah kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi, seperti mendirikan usaha dan mencari keuntungan sebesar mungkin. Dalam kapitalisme, negara tidak boleh ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi.

Kemakmuran masyarakat juga meningkat, karena harta yang diusahakan atau dihasilkan akan menjadi hak milik perseorangan atau individual.

Sistem ekonomi kapitalis memiliki dua dampak, yakni positif dan negatif. Berikut penjelasannya:

Sistem ekonomi kapitalis memang sangat mendukung adanya kebebasan, tidak hanya dari segi hak milik, melainkan juga dalam kegiatan ekonomi serta kompetisi yang sifatnya bebas.