Kebakar「Formal betting platform」an Lapas Kelas I Tangerang dan Realitas Menyedihkan Lapas di Indonesia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

AkFormal betting platformibatnya, ketidakpFormaFormal betting platforml betting platformuasan akan kondisi tersebut mengancam ketertiban dan keamanan emosi yang kemudian berpotensi menciptakan kerusuhan di dalam Rutan dan Lapas.

"Dalam catatan kami, terdapat 5 Rutan dan Lapas yang terbakar karena kerusuhan oleh penghuni. Salah satunya adalah kebakaran di Lapas Manado kelas IIA pada April 2020 yang diakibatkan oleh kerusuhan," ujar mereka.

KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terbakar pada Rabu (9/9/2021) dini hari.

"Hanya 3 Lapas yang terjadi kebakaran dalam tiga tahun terakhir yang tidak mengalami over-crowding," demikian pernyataan ICJR, IJRS, dan LeIP dalam rilis bersama yang diterima Kompas.com, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Kebakaran Lapas Tangerang dalam Sorotan Dunia, dari Kapasitas hingga Sistem Kelistrikan

Kejadian ini menambah catatan panjang peristiwa kebakaran di Lapas dalam beberapa tahun terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Hal tersebut terbukti dengan banyaknya aksi kerusuhan yang berujung pada terbakarnya Lapas dan Rutan.

Dengan kondisi Lapas yang kelebihan penghuni, mereka menyebut akan berdampak pada rendahnya pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan tahanan.

Baca juga: Komnas HAM Datangi Lapas Tangerang, Gali Penyebab Kebakaran dan Pastikan Hak Korban

Data terakhir, Kamis (9/9/2021) siang, 44 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Dari 13 Lapas tersebut, terdapat 10 Lapas yang terbakar dalam kondisi kelebihan penghuni atau di ambang batas kelebihan penghuni.

Dalam keterangan bersama Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Indonesia Judicial Research Society (IJRS), dan Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP) mencatat, 13 Lapas mengalami kebakaran dalam tiga tahun terakhir.