Apa Itu Dashi? Penyedap Kunci Kenikmatan Makanan Jepang Hala「Football Handicap Knowledge」man 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat terbaik

Dengan FooFootball Handicap Knowledgetball HandiFootball Handicap KnowledgeCap Knowledgebegitu, dashi bisa dibilang halal karena tidak menggunakan bahan yang mengandung alkohol dan sejenisnya seperti sake atau mirin yang umum digunakan dalam masakan Jepang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: 4 Jenis Katsuobushi, Penyedap Makanan dari Ikan dan Cara Simpannya

Dashi yang terbuat dari dua elemen ini tak hanya mengandung asam glutamat saja tapi juga mengandung inosinat yang berasal dari katsuobushi.

Bahan-bahan tersebut kemudian hanya direbus atau diseduh hingga rasa umami bisa diekstrak. Kamu tak perlu menambahkan penyedap atau perasa apa pun lagi ke dalam dashi.

Dilansir Serious Eats, chef asal Jepang Kiyomi Mikuni mendeskripsikan mengapa dashi bisa punya rasa yang luar biasa.

Dashi hanya terbuat dari air dan juga bahan utama pemberi rasa umami.

Salah satu campuran dashi dengan mirin misalnya adalah kakejiru. Kuah kaldu manis gurih untuk membuat kake udon.

Namun begitu, jika dashi dicampur dengan bahan lain yang mengandung alkohol seperti mirin, maka akan menjadi tidak halal.

Awase dashi misalnya, yang dibuat dari gabungan kombu dan katsuobushi.

Baca juga: Apa Itu Katsuobushi? Mecin ala Jepang dari Serpihan Ikan Bonito

Dashi dalam kuliner Jepang khususnya menjadi perwujudan rasa umami. Rasa dasar kelima selain manis, asin, asam, dan pahit yang diidentifikasi oleh Profesor Kikunae Ikeda pada tahun 1908 silam.

Bahan yang paling umum digunakan adalah kombu, katsuobushi (serpihan ikan bonito kering), iriko atau niboshi (ikan teri atau sardin kering), dan jamur shiitake.